Membuat Jurnal Penelitian Ilmiah untuk Tesis

Pada kesempatan kali ini, saya mungkin akan bercerita tentang salah satu hal yang berhasil saya lalui dengan perjuangan yang begitu keras dalam memaksa otak untuk belajar setelah 2 tahun lamanya dipenuhi hal-hal untuk menyenangkan diri.

Cara Membuat Jurnal Penelitian untuk Skripsi dan Tesis
Ilustrasi librari jurnal penelitian

Seperti posting saya beberapa waktu lalu yang bercerita tentang kesibukan baru sebagai peneliti, dan alasan melanjutkan studi master teknik elektro,  yang mana pada posting itu saya curhat tentang beban pikiran yang benar-benar tertekan dengan kewajiban membuat jurnal. Dan karena ini adalah tingkat pascasarjana, jurnal yang harus dibuat adalah jurnal yang terakreditasi ditingkat internasional, untuk bidang elektro IEEE adalah salah satu tempat referensi jurnal bergengsi.

Singkat cerita, saat ini kelas kami akan menghadapi ujian tengah semester. Dan untuk itu, salah satu dosen kami Pak Broer ( panggilan keren dari Rizal Broer Bahawares) memaksa kami untuk membuat sebuah jurnal. Dan bukan main-main, jurnal yang diminta olehnya adalah jurnal Survey men !

Menurut salah satu pimpinan Program studi kami yaitu Profesor Mudrik Alaydrus, tipe jurnal survey merupakan jurnal yang dibuat oleh seorang expert, secara berkelompok untuk melakukan studi terhadap suatu bidang secara detail selanjutnya memberikan gambaran potensi/peluang penelitian. Sehinga, pembacanya nanti akan terinspirasi dan memperoleh gambaran tentang peluang topik penelitian yang akan dikerjakan.

Dan masalahnya sekarang, kami semua ini adalah pemula. Peneliti pemula. Bisa dibayangkan betapa syoknya kami semua ketika mendengar penjelasan dari Prof Mudrik tentang seperti apa jurnal Survey itu yang mana itu adalah tugas yang diberikan Pak Broer untuk mengisi nilai UTS kami.

Hal yang paling menguras tenaga itu adalah salah satu syarat mengerjakan jurnal survey adalah, referensi minimal 25 jurnal. Yang mana memang, dari file jurnal survey yang diberikan oleh Pak Broer, tim peneliti yang melakukan survey jurnal tentang Internet of Things, memiliki 115 referensi jurnal. 

Tugas minimal 25 jurnal nampaknya cukup manusiawi, meskinpun realitanya tidak sama sekali ! Tapi well, namanya dosen, tidak pernah memberikan ujian sesuai batas kemampuan mahasiswa. Kalimat itulah yang selalu saya pegang teguh, berbekal kesabaran ketika menyelesaikan studi Strata-1 dulu, ya intinya jalani aja dan coba kerjakan dulu.

Dan untuk mengerjakan tugas dewa tersebut, memang sih Pak Broer bilang bahwa untuk tugas tersebut selalu berkelompok, tidak pernah individu. Yang juga menjadi permasalahan adalah, saya berada di kelompok yang dua orang rekan saya merupakan orang-orang berkerja di bidang mekanikal elektrikal plumping dan seorang tenaga kesehatan dari kementerian kesehatan, dan bisa ditebak bahwa apa yang saya pahami, tidak mereka ketahui dan apa yang saya kenal sama sekali tidak pernah mereka pahami.

Well, akhirnya setelah diskusi panjang lebar, saya pun menemukan sebuah topik tentang teknologi Open BTS yang pernah dikemukakan salah satu ahli IT Indonesia yaitu Kang Onno,  sedangkan kedua rekan saya belum juga menemukan topik untuk tugas jurnal survey. Dan disepakati bahwa topik saya lah yang akan dikerjakan untuk tim kami oleh saya :(

Haha, berbekal step-by-step panduan dari Pak Broer tentang cara membuat jurnal penelitian, mungkin berikut adalah cara membuat jurnal penelitian versi metal :

1. Cari topik penelitian. Pada tahap ini sih, intinya coba cari sebuah permasalahan sesuai dengan keahlianmu atau keahlian kelompok/tim Anda. Jangan pernah mengerjakan sesuatu yang memang belum sama sekali kami ketahui atau bahkan sama sekali kamu tidak punya minat untuk mempelajari hal itu. Kenapa ? karena suatu saat akan muncul godaan yang akan mematahkan semangatmu untuk menyesaikan penelitian itu. Dijamin, percaya aja deh !

2. Setelah mendapatkan topik penelitian, selanjunya coba cari referensi jurnal sesuai topik yang kamu ingin teliti. Jurnal itu bisa kamu dapatkan dari ieeexplore.ieee.org, researchgate.net atau kalau kamu ngerasa bahasa inggrismu kurang pantas, coba akses http://id.portalgaruda.org/. Nah setelah kamu dapat jurnal yang sesuai dengan topik penelitianmu, gimana sih cara mendowloadnya ? 

Untuk itu, kamu bisa memanfaatkan salah satu website seperti libgen.io atau sci-hub.io. Cukup copy kode DOI yang ada di jurnal yang kamu temukan di website jurnal lalu paste di website downloader jurnal itu, tapi ingat dosa tanggung penumpang ya ! Saya sendiri pun masih belum tahu apakah itu tindakan yang legal atau pun tidak :P

3. Setelah dapat jurnal selanjutnya apa ? Tentu saja kalian harus mempelajari jurnal-jurnal yang telah kalian download. Jangan cuman dikoleksi ya.

Jurnal yang baik, itu dapat memberikan gambaran secara keseluruhan dari bagian abstrak tentang penelitian tentang apa, metode penelitian seperti apa, metode pengukuran/pengujian yang digunakan apa serta hasilnya seperti apa. 

Nah berikut adalah sedikit Tips cara membaca jurnal dengan cepat :

a. Baca bagian abstrak secara detail dan coba untuk pahami. Jika memang bagian abstrak tidak kamu pahami, lebih baik tutup saja jurnal itu dan cari jurnal lain.

b. Jika sudah mengerti tentang isi penelitian dari jurnal tersebut dan kamu tertarik, selanjutnya baca bagian introductionnya, coba kalian highlight atau mark kuning pada kalimat inti pembahasan yang menurut kalian penting.

c. Baca bagian conclusion atau kesimpulan.

Nah, dari 3 poin itu tadi, jika memang kalian paham dan merasa tertarik. Selanjutnya baca bagian lain secara detail dan highlight/kuning-kuningin setiap kalimat atau pembahasan yang menurut kalian penting untuk kalian gunakan atau bahas pada jurnal kalian. 

Mungkin salah satu contohnya adalah sebagai berikut :

Contoh  Hightlight Jurnal Penelitian di Mendeley atau PDF
Contoh hightlight jurnal penelitian

Sepeti yang kalian lihat pada gambar diatas, saya memberi highlight (tanda kuning-kuning) pada poin yang menurut saya penting dan akan saya jadikan referensi pada jurnal penelitian saya.

Untuk melakukan hal itu, kalian bisa memanfaatkan tool dari aplikasi pdf reader atau yang lainnya. Namun untuk kalian yang ingin melakukan hal penelitian, saya sarankan coba registrasi dan install aplikasi mendeley.com yang merupakan salah satu portal platform penelitian yang bisa diakses dari desktop dan web-base, maupun software Docshare.

Yang unik dari Mendeley adalah kalian bisa upload jurnal yang kalian download, mendapatkan informasi detail dari jurnal tersebut seperti volume, tahun terbit, penerbit dan lain sebagainya. Namun sepertinya itu hanya untuk jurnal yang sudah terpublish atau jurnal yang terakreditasi internasional.

Dan juga dari aplikasi mendeley, kalian bisa share ke grup atau rekan kalian untuk dikerjakan berasama (jika mau).

Oia, intinya sih kalau membaca jurnal perhatikan kata-kata kunci dari jurnal itu yang bisa memberikan informasi tentang apa sih yang mereka kerjakan dan metode apa yang mereka gunakan, tujuan penelitian mereka untuk apa dan apa yang perlu dilakukan oleh peneliti selanjutnya.

Di poin-poin itulah kalian bisa mendapatkan informasi secara detail dan cepat untuk mencari peluang penelitian kalian dari topik tersebut.

Dan jika sudah melakukan hal-hal diatas, mulai mencari topik, mendowload jurnal, membaca dan melakukan highlight (kuning-kuningin) selanjutnya adalah kaliam harus membuat sebuah mindmap dari penelitian kalian.

Dan tenang, itu hal tersebut sudah ada software Mindjet. Kalian bisa download dimana saja dan gunakan versi apa saja, tapi jika kalian menggunakan platform penelitian seperti yang saya sebutkan diatas yaitu Docshare, didalam aplikasi itu sudah ada tool mindmapnya lho !

Nah fungsi Mindmap buat apa sih ?

Mindmap berfungsi untuk membuat kerangka berpikir atau kerangka penelitian, umumnya dimulai dari judul penelitian, selanjutnya dikembangkan kedalam subjudul penelitian. Subjudul yang seperti apa ? Ya seperti Latar belakang, landasar teori dan lain sebagainya.

Dan yang keren dari aplikasi Mindjet untuk membuat mindmap, akhirnya kalian bisa export ke dalam bentuk file dokumen atau .doc yang mana outputnya akan berbentuk daftar isi lho ! Jadi kalian tinggal mengisi bagian-bagian tersebut.

Dan berikut contohnya :

Membuat Mind Map penelitian dengan Mindjet
Membuat mind map dengan Mindjet

Dan well mungkin itu adalah sedikit gambaran gimana sih cara membuat jurnal penelitian mulai step-by-step nya dan software serta tool apa saja yang digunakan. Intinya, semua hal yang baru itu susah. Bahkan saya sendiri ketika awal-awal memang stres.

Sampai-sampai saya mengambil cuti untuk pulang kampung, karena memang terbebani gimana sih cara membuat jurnal kelas internasional pula apalagi dengan bahasa inggris secukupnya :P

Tapi semua bisa karena dipaksa, ngerti kan ?!





Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar