Alasan Melanjutkan Studi Master Teknik Elektro

Memilih untuk melanjutkan studi jenjang Master atau Pascasarjana bukanlah hal yang pernah saya rencanakan atau cita-citakan sebelumnya. Namun, mungkin ini adalah jalan yang telah Allah SWT gariskan kepada rencana terbaiknya yang akan diberikan kepada saya nantinya.


Magister Teknik Elektro Universitas Mercu Buana
Rekan-rekan Magister Teknik Elektro Angkatan 20 

Yang jelas, pilihan untuk melanjutkan studi adalah karena keinginan untuk memiliki kesempatan yang saya cita-citakan. Dan setelah 1 bulan berlalu, saya bisa mengatakan ini bukanlah suatu perjalanan yang mudah.

Basic dari Sistem Informasi, keahlian utama tentang jaringan dengan pegalaman teknikal seperti CCTV, Fingerprint yang bekerja di bidang migas, bukanlah background yang sesuai dengan pilihan studi yang saya ambil.

Teknik Elektro ? Oh men, itu hal yang cukup berat bukan hanya dirasa, dipikirkan namun juga dijalani.

Dan ketika saya bertemu dengan beberapa rekan angkatan Master Teknik Elektro Angkatan 20, dan mengenal masing-masing backgroundnya, semakin menyadarkan kalau memang saya berada di lingkungan diluar wilayah saya semestinya.

Kebanyakan mereka adalah berasal dari background Instrumen, bahkan sudah bekerja pada bidang elektro sebagai R&D, Konsultan, Researcher, Teknisi, dll. Bahkan beberapa bekerja di Instansi pemerintah mulai Kementerian, TNI, Guru dan pimpinan sebuah perusahaan.

Dan dalam beberapa percakapan bersama mereka,memang benar-benar menunjukkan mereka adalah orang yang paham tentang studi yang mereka ambil, berbeda dengan saya.

Salah satu yang unik dari sistem pengajaran di program Master ini, dari pimpinan hingga dosen memaksa mahasiswa untuk menjadi peneliti. Memiliki jurnal yang terpublish secara Nasiona hingga Internasional, dan akhirnya memaksa saya untuk menjadi salah satu anggota IEEE.

IEEE merupakan organisasi Internasional yang membidangi masalah Elektro pada berbagai aspek dan bidang yang beranggotakan para insinyur untuk mengembangkan teknologi yang bermaksud untuk meningkatkan harkat kemanusiaan.

Dan untuk menjadi anggota IEEE, tentu saja tidak gratis. Karena banyak sekali keuntungan yang bisa didapatkan, untuk mengaksesnya bisa visit ke website resminya https://www.ieee.org. Dan saya sendiri mendaftar sebagai student member, biayanya pertahun sekitar $14.

Member Card IEEE Indonesia Section
Member Card IEEE Member Indonesia Section

Untuk saya sendiri, dengan menjadi member dari IEEE bisa memberikan akses kepada jurnal/publikasi internasional dan juga banyak sekali informasi tentang conference Internasional.

Oia, salah satu hal yang cukup keren, kita bisa dapat akun email dari ieee.org, saya sendiri mendapat akun email eightsun@ieee.org. Menarik bukan ? Bagi seorang yang ingin bekerja pada bidang elektro, identitas IEEE punya value tersendiri.

Selamat datang di dunia elektro, keluar dari zona nyaman dan ucapkan selamat tinggal pada weekend santai dengan tiket bioskop yang memenuhi dompet. 

Dengan posisi lajang, benar-benar membantu untuk mengatasi kehidupan baru. Dengan fokus antara bekerja dan kuliah benar-benar menguras energi bahkan untuk bersantaipun rasa-rasanya sangat sayang waktu untuk disia-siakan. Setidaknya saya tidak perlu memikirkan waktu untuk sekedar menemani pacar kesana-kemari bahkan menyempatkan waktu untuk meluangkan waktu bersama.

Usia 24 ini memang adalah tanjakan yang cukup curam. Bahkan, beberapa obrolan dengan teman yang mengetahui aktifitas saya mengatakan bahwa sesungguhnya saya bukanlah robot. Mereka bahkan geleng-geleng dengan berbagai kesibukan yang saya miliki dan terkaget-kaget dengan pilihan saya melanjutkan studi.
Semua akan indah pada waktunya.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.