Review Film Passengers : Malfunction Avalon dalam Menuju Homestead Colony

eighTsuN - Pada akhir 2016 lalu, kita penonton Indonesia benar-benar disuguhkan suatu koleksi bioskop terbaik. Namun pada kesempatan itu, film karya sineas Indonesialah yang cukup berjaya menghiasi daftar film terlaris, seperti Hangout dan Cek Toko Sebelah.

Hari ini, dalam perjalanan pulang dari kantor, keisengan saya untuk memeriksa website jaringan bioskop membuat rasa penasaran saya terhadap satu judul film semakin besar, yaitu Film Passengers.

Review Film Passengers 2016


Dari pamfletnya, tebakan saya ini adalah  film bergenre romance. Tentu saja, pamflet yang terdapat close up mata seorang pria dan wanita tanpa ada material lain, tentu setiap orang pun akan menebaknya sebagai film genre romance namun film Passenger ternyata bertemakan Adventure and Romance.

Film Passengers diperankan oleh Jennifer Lawrence dan Chris Pratt, film yang di sutradarai oleh Morten Tydlum bercerita tentang pesawat luar angkasa Avalon yang memiliki misi untuk menuju sebuah planet atau disebut dengan koloni yang dikenal sebagai Homestead Colony. 

Pesawat tersebut menempuh perjalanan selama 120 tahun, dengan total penumpang sejumlah 5000 orang, serta awak kabin sejumlah 259 dimana mereka semua tertidur dalam bilik hibernasi atau disebut dengan Hibernation Pod.

Namun, ditengah perjalanan tepatnya 30 tahun perjalanan, Jim Preston yang diperankan oleh Chriss Pratt terbangun dari proses hibernasinya karena terjadi kesalahan atau malfuction pada hibernation pod miliknya.

Hal ini disebabkan oleh tertabraknya meteor hingga menembus kedalam pesawat. Dan dari 5000 lebih penumpang, hanya Jim lah yang terbangun.

Sempat membuat dirinya menikmati keadaan, setahun berselang dalam kesendirian di sebuat kapal mewah dengan berbagai fasilitas dia dapatkan seorang diri, ditemani sebuah robot android sebagai sebagai seorang bartender di sebuah pub di pesawat itu, akhirnya Jim memiliki sebuah rencana.

Rencana Jim adalah untuk membangunkan seorang wanita bernama Aurora yang diperankan oleh Jennifer Lawrence. Dan awal pertemuan Jim dengan Aurora tidaklah terjadi disengaja, namun ketika itu Jim dalam posisi putus asa karena kebosanannya dan ingin mencoba bunuh diri, ditengah proses bunuh diri, Jim seperti benar-benar merasa gagal atas berbagai usaha yang dilakukan memperbaiki hibernation pod miliknya dan telah pasrah untuk mengakhiri hidupnya.

Ketika hampir mengakhiri hidupnya, Jim tiba-tiba terjatuh dari kabin dan terbangun melihat seorang wanita yang tertidur dalam hibernation pod dan langsung menarik perhatiannya.

Sejak saat pertemuannya dengan Aurora yang tengah terbaring, Jim pun seperti menemukan semangat baru, meski bertentangan dengan hal yang seharusnya ia tidak lakukan, akhirnya Jim pun mensabotase Hibernation Pod milik Aurora dan membuatnya terbangun.

Cerita Jim dan Aurora berawal dari situ, rasa putus asa Aurora membuatnya akhirnya menerima kenyataan bahwa dirinya tengah bersama Jim terjebak dalam pesawat mewah itu.

Dan pada film itu, penonton benar-benar diberikan suatu gambaran tentang bagaimana angkasa luar serta teknologi yang begitu hebat di masa yang akan datang.

Sepertinya penulis film Passenger yaitu Jon Spaiths telah membayangkan rupa masa depan seperti apa.

Konflik yang diberikan dalam film sangat baik antara Aurora dan Jim yang pada akhirnya harus mengetahui kenyataan sebenarnya bahwa Jim lah yang telah membangunkan Aurora dan membuatnya terjebak dalam keadaan tersebut.

Dengan konsep pemecahan masalah tentang nasib pesawat luar angkasa yang akan hancur, benar-benar menguras emosi para penonton.

Dan tidak seperti film Adventure lainnya, akhir film ini terbilang cukup jelas dan baik. Dan penonton pun tidak pulang dengan membawa sebuah pertanyaan besar.

Diakhir film, Aurora pun memberikan sebuah pesan bahwa :

 "Untuk apa mencari kehidupan baru, ketika kita bisa menikmati kehidupan kita yang sekarang".
Sebuah film Drama, Adventure dan Romance yang sangat bagus dan jangan sampai dilewatkan bagi pecinta Sci-Fi dan romance serta adventure.

Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar