Menariknya Film Deepwater Horizon



Beberapa bulan yang lalu, selepas mengakhiri menonton film di salahs satu bioskop, langkah saya terhenti karena sebuah iklan film yang cukup membuat saya tertarik. Dalam iklan itu, menunjukkan adegan sebuah kilang yang meledak hebat. Dan sebagai orang yang bekerja di perusahaan migas swasta, hal tersebut membuat penasaran. Lantas muncullah sebuah judul film "Deepwater Horizon." Dan sejak itu saya selalu menantikan munculnya film itu dan tepat saja pada tanggal 29 September 2016 film itu pun beredar.

Deepwater Horizon, bercerita tentang seseorang yang bekerja untuk perusahaan pengeboran minyak dari Transocean. Perusahaan itu bertugas untuk menambah di sumur minyak milik perusahaan BP. Project tersebut dipimpin oleh Jimmy Harrel. Dalam perjalanannya dari masa cuti kembali ke kilang minyak, Jimmy mempertanyakan kepada surveyor apakah mereka sudah melakukan pemeriksaan semen, tapi ternyata hal tersebut tidak dilakukan yang ternyata atas perintah Donald Vidrine dari perusahaan BP. Dengan asumsi ingin menghemat pengeluaran, hal tersebut tidak dilakukan yang celakanya hal itu merupakan bagian terpenting guna melanjutkan proses eksprorasi agar mengetahui kekuatan daya tahan pondasi semen terhadap kekuatan dari tekanan minyak yang sebelumnya di bor keluar.

Jalan cerita dari film ini sangat natural, menceritakan bagaimana seorang Manager akrab dengan para pekerjanya, bagaimana semua pekerja memahami dan mengerti tugas masing-masing. Hingga bagian mengejutkannya adalah, ketika Donald Vidrine memerintahkan Doug Brown untuk melakukan Negativ Test Petaka pun dimulai. Kekuatan pondasi semen tidak mampu menahan kekuatan yang muncul dari dasar laut, sehingga menimbulkan tekanan dengan muatan minyak, karena kekuatan tekanan yang begitu besar sehingga merusak instalasi yang terdapat di kilang tersebut sehingga akhirnya ledakan pun terjadi.

Bagian heroik dari film ini adalah ketika Mike William salah satu tenaga ahli Transocean, berusaha sekuat tenaga untuk menyelamatkan rekan-rekannya yang lain. Dalam keadaan genting, dan nyawanya terancam dia dapat tetap tenang menghadapi segala hal. Bahkan dia pun selalu meminta agar rekan-rekannya yang lain tetap tenang. Salah satu adegan baik yaitu ketika dia usai ledakan pertama terjadi, dan ketika dia ingin keluar dari ruang kerjanya dalam keadaan tertatih-tatih dia menemukan rekannya dalam keadaan sakit parah, dengan ditandu olehnya berhasil menemui sekoci yang akan turun, namun rekan-rekannya yang lain yang tengah dalam keadaan panik tidak memberikan jalan untuknya untuk mendahulukan rekannya yang sakit itu untuk masuk sekoci. Dengan tegas Mike Williams menegur rekannya itu dan mengatakan "Kau harus tetap tenang, jangan panik." Hal itu juga terjadi dalam adegan ketika semua sekoci telah turun tersisa Mike Williams dan Andrea Fleytas di atas Kilang. Mike berpikir mereka berdua haruslah terjun dari posisi yang lebih tinggi agar selamat dari api yang terbakar di bawah kilang akibat minyak yang menggenang. Dengan susah payah Mike dan Andrea naik menyusuri tangga, namun akhirnya Andrea menolak untuk loncat karena takut, dan akhirnya Mike dengan susah payah memaksa hingga akhirnya mendorong hingga mereka berdua akhirnya loncat dan berhasil selamat.

Sayangnya film ini adalah kisah nyata yang terjadi pada 2010 silam di lepas pantai Mexico. Kejadian ini menelan korban sebanyak 11 korban jiwa dari para pekerja. Film ini memberikan sebuah catatan bahwa dalam keadaan apapun, kita haruslah tetap dalam kondisi tenang dan jangan panik. Karena ketika kita panik, kita tidak akan mampu berpikir secara cermat.




Sebuah pekerjaan hebat bukan hanya di medan perang. Seseorang bisa saja menjadi pahlawan dimanapun dan kapanpun. Pemimpin bukanlah dia yang selalu ingin didengar, tapi bagaimana dia mendengar dan memutuskan. 

Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar