Pentingnya Oktan

Hasil Pembakaran
Sisa Pembakaran
Hampir dua tahun saya bekerja di perusahaan Migas, namun belum ada sedikitpun informasi tentang migas yang pernah saya share disini. Dan mungkin pada kesempatan Ramadhan ini adalah momen yang tepat untuk membagikan sedikit informasi yang saya miliki tentang apa sih fungsi oktan bagi kendaraan Anda.


Oktan, ya untuk orang awam apa sih itu oktan. Mungkin hanya mendengar kata itu ketika ada informasi kenaikan harga bbm oleh pemerintah, dan yang selalu di pantau oleh masyarakat pada umumnya yaitu Oktan 88 atau yang umum dikenal sebagai produk Premium. Nah yang juga mungkin telah kita ketahui bersama, ada beberapa jenis Oktan yang umum tersebar dipasaran antara lain, Oktan 88, Oktan 90 yang baru populer, Oktan 92 dan Oktan 95.

Dan oktan 88 ini merupakan produk unggulan di Indonesia dengan konsumen paling banyak karena harganya paling murah karena beritanya disubsidi oleh pemerintah. Lalu apa hubungannya dengan mesin ? Nah sebelum saya menjelaskan secara detail tentang apa fungsi oktan, oktan itu sendiri dikenal sebagai RON atau Research Octane Number yaitu nilai suatu bahan bakar. RON ditentukan dengan mengisi bahan bakar ke dalam mesin uji dengan rasio kompresi variabel dengan kondisi teratur.

Dengan pemikiran ekonomis ibu rumah tangga, jika terdapat barang yang lebih murah, mengapa harus memilih barang yang sedikit lebih mahal meskipun kualitasnya berbeda sedikit. Ya itu adalah pikiran yang mungkin dimiliki oleh khalayak ramai. Selama premium atau RON 88 masih dijual, mengapa harus membeli RON 92 dengan harga yang lebih mahal.

Yang perlu diketahui, RON merupakan salah satu indikator terhadap kualitas pembakaran suatu bahan bakar di dalam engine chamber. Dimana, kesesuaikan kualitas pembakaran berbanding lurus dengan kualitas bahan bakar yang dibutuhkan, lalu apa akibatnya jika kualitas pembakaran mesin kendaraan kita menginginkan RON 92 namun kita memberinya RON 88 apakah tetap bisa berjalan ? Ya tentu saja, pernah kan kita melihat berita bahwa Mobil Toyota Alphard yang mengisi bensin subsidi namun kendaraan masih bisa jalan, selama bahan bakar yang diisi masih sama bensin bukan solar.

RON sangat mempengaruhi terhadap kemampuan pembakaran suatu bahan bakar, dan hal yang akan terjadi ketika kita memberikan bahan bakar yang tidak seharusnya pada mesin kita, maka mesin kita akan menjadi cepat boros, tentunya ini sangat berlawanan dengan prinsip ekonomi "Jika ada barang yang lebih murah mengapa harus beli yang mahal?" Ah, Mengapa demikian ? Ya, karena untuk mencapai suatu titik bakar yang diperlukan oleh mesin kendaraan Anda dibutuhkan suatu nilai yang pas, contohnya begini, coba Anda bayangkan sebuah botol air minum. Dimana tutup paling atas botol tersebut merupakan busi Anda sebagai pemantik api pembakaran mesin Anda. Dan dasarnya itu adalah piston penggerak dari mesin kendaran Anda. Kita umpamakan ketinggian botol minum Anda setinggi 20 cm dengan kata lain itu adalah mesin dengan kebutuhan bahan bakar RON 92.

Seharusnya mesin dengan RON 92 akan menghasilkan pergerakan atau pembakaran sempurna dengan tenaga yang sesuai jika piston mampu bergerak hingga ketinggian 19 cm, namun ketika kendaraan Anda diisi oleh bensin dengan RON 88 maka dia hanya mampu bergerak sampai ketinggian 15 cm. Dan dari sini seharusnya kita sudah memahami bahwa, terdapat 4cm yang tidak dicapai oleh piston Anda. Yang perlu Anda ketahui, pergerakan piston dalam satu rotasi menghasilkan tenaga bagi kendaran Anda untuk bergerak atau yang umum dikenal atau didengar sebagai RPM atau Rotation Per Minute. Jadi kesimpulannya dalah, RON mempengaruhi terhadap waktu yang dibutuhkan dalam suatu bahan bakar untuk terbakar, dan yang dibutuhkan adalah bahan bakar yang baik adalah yang seharusnya terbakar pada waktu atau posisi yang tepat.

Jadi jangan lagi Anda berpikir, bahwa membeli bensin yang paling murah adalah pilihan yang sangat tepat. Dari penjelasan saya diatas, mungkin pemikirana tau pandangan Anda hanya terdapat pada tenaga yang dihasilkan oleh mesin kendaran Anda, yang perlu Anda perhatikan dalam jangka panjang adalah bahwa, sisa pembakaran bensin di dalam ruang mesin selalu meninggalkan bekas pembakaran yang biasanya berbentuk kerak yang menempel, lalu apa sih yang harus dilakukan agar sisa pembakaran terbuang pada ruang pembuangan mesin atau exhaust ? Maka bahan bakar membutuhkan namanya additive, itu merupakan zat kimia yang dicampurkan didalam bahan bakar dengan maksud dan tujuan berbeda. 


Sisa Pembarakan Bahan Bakar
Picture by : https://kupasmotor.wordpress.com/

Apakah Premium memiliki additive ? Additive itu seperti sebuah tambahan, dan harganya mahal. Jika Anda memikirkan sebuah barang yang penting ada, apakah Anda peduli apakah sang penjual memperhatikan kualitas barang atau tidak ? Ya sebuah pemikiran logis seharusnya.

Jika Anda merupakan smart buyer, silahkan Anda cari tahu baik dari produsen tempat Anda membeli bahan bakar, apakah bahan bakar yang Anda miliki memiliki campuran additive ? Karena additive dalam satu liter kendaran nilainya sangat sedikit, bisa dibayangkan dalam suatu kompartemen truk dengan kuantitas 8000 liter, untuk bensin hanya sekitar 2 liter additive diberikan, namun kualitas sangat maksimal. 

Untuk produk Shell sendiri, baik bensin maupun solarnya memiliki additive. Dengan maksud dan tujuan yang berbeda dalam setiap produknya tentunya. Untuk RON 92 yang umumnya di kenal sebagai produk Super menggunakan nemo 6110 dengan fungsi untuk menambah jarak tempuh kendaraan lalu Nemo 6114 untuk produk Vpower dengan fungsi jarak tempuh dan tenaga.

Jadi alangkah baiknya jika Anda mengetahui RON berapakah yang sesuai dengan mesin kendaran Anda, dan apakah produk bahan bakar memiliki additive sebagai pembersih mesin kendaran, penambah jarak tempuh, penambah tenaga atau lain sebagainya ? Silahkan anda cari tahu.

Dan mungkin itu adalah sedikit informasi yang bisa saya berikan, pada kesempatan lain mungkin akan saya jelaskan tentang apa pengaruh Ethanol bagi mesin Anda dalam bahan bakar yang Anda gunakan sebagai peraturan pemerintah dalam hal menekan penggunaan energi fosil. Sampai jumpa di tulisan berikutnya.


Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar