Kembali ke Rutinitas

Vopak Terminal Jakarta

Setelah satu minggu masuk kantor dan melakukan hal yang sama dan sama lagi. Rasa-rasanya saya akan melakukan hal yang sama dan merasakan hal yang sama pula hingga satu tahun kedepan. Mungkin bedanya saat ini, saya tidak memiliki rencana apapun yang akan saya kejar. Atau mungkin, hanya memasrahkan kepada waktu tentang apa yang akan terjadi di depan.


Satu hal yang saya takutkan, saya terlambat menjemput mapan itu sendiri. Mapan ? Kata apa itu. Kata itu dulu pernah saya dengar sebagai batas minimal diterimanya sosok laki-laki di mata wanita. Entah segi materi atau apapun, yang jelas kiranya itu adalah hal yang ingin dicapai semua orang. Tapi saya sendiri belum mengerti definisi mapan itu sendiri.

Pada shift satu jadwal pekerjaan, rutinitas saya dimulai pukul 4 pagi, pembersihan, cari sarapan, berangkat kerja melintasi kemacetan dan tiba sebelum pukul 08.00, bekerja sampai 16.00, pulang kerja berjuang melewati macet tiba pukul 17.30 di kediaman, dan selanjutnya istirahat, tanpa kegiatan lain.

Jika shift dua, kegiatan saya mulai tetap pukul 4, terkadang jogging terkadang hanya duduk diam diatas kasur membuka gadget sampai kira-kira penjual sarapan sudah muncul lalu bergegas cari sarapan dan selanjutnya kembali duduk baca buku-buku tentang PKI, Kopassus, Leadership sampai pukul 11, tidur siang hingga pukul 14.00 lalu berangkat kerja sampai pukul 24.00 tiba di kediaman pukul 01.00 istirahat dan pukul 4.00 kembali lagi ke rutinitas.

Dan ketika shift 3, semakin tidak jelas kegiatan saya. Terlebih dengan tidak adanya hiburan lain, kegiatan hanya jogging dan jogging. Entah apa yang saya kejar ketika jogging, yang ada hanya melihat sekeliling, melihat orang-orang yang sedang sibuk dengan kegiatannya masing-masing di pinggiran jalan.

Jogging, jogging dan jogging sebuah kegiatan pelepas penat. 6 hari seminggu bekerja dengan rotasi kerja 3 shift. Pekerjaan yang cukup mudah namun penuh resiko. Pekerjaan yang nyaman, namun tetap membutuhkan profesionalitas. Saya bersyukur untuk kembali lagi di posisi ini, mungkin saya harus mencari aktifitas lain untuk menekan kejenuhan dan tetap meningkatkan performance dalam bekerja. Bismillah.


Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar