Kamis, 21 Januari 2016

Gelombang Rutinitas

Gelombang Pekerja

Macet, itu adalah kata yang sangat identik dengan kota Jakarta. Kemacetan terjadi karena begitu banyaknya kendaraan yang keluar pada waktu yang bersamaan. Biasanya jam kemacetan terparah yaitu pada pagi hari ketika orang-orang berangkat ke kantor, siang hari ketika orang-orang istirahat siang dan sore hari hingga malam hari ketika para pekerja pulang kantor. Dan itu yang saya rasakan untuk 4 hari ini.

Ya, memang saya bekerja pada sistem rotasi atau shift, namun untuk 4 hari belakang saya terpaksa masuk pagi karena kepentingan pekerjaan. Dan baru kali ini saya bersyukur dengan sistem bekerja shift. Coba Anda bayangkan, untuk bekerja dengan sistem working hours, bekerja dari jam 8.00 sampai jam 16.00 membutuhkan waktu istirahat yang lebih sedikit. Sudah tentu untuk tiba di kantor pukul 08.00 Anda harus bangun lebih awal dan berangkat lebih awal dan sudah pasti ada waktu untuk sarapan atau bercengkrama dengan keluarga yang hilang. Dan ketika pulang Anda dengan keadaan letih, Anda akan lebih memilih beristirahat dan mengabaikan kegiatan lain-lainnya.

Inilah merupakan rotasi kehidupan modern bagi para pekerja, melakukan kegiatan rutin yang terus menerus menyebabkan manusia mencari alternatif untuk mengakali hidupnya. Salah satu contoh yaitu olahraga malam hari atau yang tengah populer adalah Night Run. Tidak bayak artikel yang membahas dampak buruk berolahraga dimalam hari, namun banyak rekan kita diluar sana yang melakukan kegiatan ini secara rutin dengan alih-alih menjaga kesehatan dengan berolahraga. 

Setiap pagi pukul 06.00 saya berangkat ke kantor yang lokasinya berada di Koja, Jakarta Utara. Setiap pagi menggunakan motor saya membelah jalanan jakarta. Bergerak bagaikan ombak, ya saya dan para pekerja lain bak ombak yang menghantam setiap karang-karang gedung yang berada di kota ini. Mencari kemapanan hidup, berjuang demi siapapun keluarga kami yang menanti kami.

Seandainya saja punya kesempatan untuk bekerja di Mojokerto atau Jayapura.

Posting Komentar

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search