Pengalaman Berobat Alternatif Tonsil atau Amandel



Pada kesempatan kali ini, saya akan berbagi pengalaman saya bagaimana untuk mencapai sebuah lokasi pengobatan alternatif yang dibilang lokasinya tidak dekat.

Tonsil, merupakan sebuah barrier yang dimiliki tubuh untuk mencegah masuknya virus/kuman kedalam sistem pencernaan tubuh. Ketika terdapat hal asing yang mengancam kestabilan tubuh, maka tonsil atau yang lebih dikenal sebagai barrier ini akan berfungsi dengan cara sendiri, mungkin meradang atau membengkak. Dan pada suatu level dan jangka waktu tertentu maka tonsil ini akan berubah ukurannya sesuai tingkat parahnya tonsil itu sendiri. Nah, penjelasan disini hanya seringkas teori yang saya rangkum sendiri, kalau pembaca mau tau lebih detail mengenai tonsil itu seperti apa silahkan klik disini.

Pilihan untuk mengobati tonsil yang cukup mengganggu ukurannya ada berbagai macam pilihan, salah satunya yaitu melalui jalan operasi dengan biaya kurang lebih Rp 7000.000 atau dengan alternatif yang biaya bisa sangat rendah namun tingkat kesembuhan yang cukup beragam tergantung tindakan yang diambil dan dengan siapa Anda akan berobat, bukan begitu ?

Disini saya akan menceritakan salah satu pengalaman saya berobat tonsil dengan cara pengobatan alternatif dengan salah satu ahli pengobatan alternatif dari Kota Sukabumi, yaitu H.Solihin. Saya memperoleh informasi tentang beliau berasal dari senior saya yang pernah berobat di tempat H.Solihin, tindakan yang diambil berupa pemotongan 1 tonsil sampai saat ini tidak memunculkan efek apapun namun dalam kurun waktu 1 bulan terdapat pantangan-pantangan makanan yang harus dihindari guna lekasnya proses penyembuhan.

Untuk lokasi tepatnya, lokasi H.Solihin terletak di Kampung TegalPanjang - Cireunghas, Sukabumi. Jika Anda dari Jakarta,  cara tercepat Anda bisa menggunakan kendaraan pribadi namun untuk akses kendaraan umum seperti kereta, berikut adalah langkah-langkahnya :

1. Jadwalkan kapan Anda ingin berobat.
2. Telepon terlebih dahulu karena H.Solihin hanya melayani 20 pasien setiap hari dan hanya buka dari pukul 08.00 WIB - 14.00 WIB.
3. Saya sarankan Anda untuk menggunakan kereta untuk menuju ke lokasi.
4. Gunakan KRL dengan jadwal keberangkatan paling awal yaitu pukul 05.00 WIB.
5. Belilah tiket pada hari keberangkatan Anda jauh-jauh hari sebelum Anda ingin berangkat.
6. Stasiun terdekat untuk menuju lokasi H.Solihin adalah Stasiun Cireunghas, jadi belilah tiket kereta api KA.Pangrango rute Bogor-Cireunghas harganya Rp 20.000 (Ekonomi) dan Rp 50.000 (Eksekutif).
7. Setiap harinya, untuk rute Bogor-Cireunghas hanya terdapat 3 kali jadwal keberangkatan, dari Bogor yaitu 07.55;13.50 dan 18.30. Jadi rencanakan perjalanan Anda dengan sebaik mungkin dengan memperhitugkan segala estimasi waktu dengan tepat.
8. Jika Anda berangkat dari Bogor pada pukul 07.55 maka Anda akan tiba di Stasiun Cireunghas pada pukul 10.30 dan untuk menuju lokasi cara termudah yaitu menggunakan ojek yang terdapat di stasiun dengan hanya membayar Rp 20.000 (Tarif normal).
9. Infokan kepada driver untuk menuju Kampung atau Desa TegalPanjang RT.20/06 - Cireunghas. Kurang dari 20 menit Anda akan tiba di lokasi.
10. Yang perlu Anda perhatikan, sebelum berangkat kelokasi jangan pernah berangkat sendiri, berangkatlah bersama keluarga/saudara karena H.Solihin tidak akan melakukan tindakan tanpa didampingi oleh keluarga.
11. Sebelum tindakan, Anda akan diperiksa dulu oleh beliau mengenai cara dan bagaimana sebaiknya. Pada kasus saya, saya hanya berangkat sendiri karena kurangnya informasi sehingga saya tidak mendapati tindakan pemotongan tonsil hanya diberikan air untuk pengobatan dan diberikan saran tentang makanan yang menjadi pantangan.
 12. Dan sebelum berangkat alangkah baiknya Anda menelepon terlebih dahulu untuk mendaftarkan nama Anda ke (0266) 260 582.


                                         Lokasi pengobatan H.Solihin (-6.92763 107.006940



Nah itulah sedikit cerita pengalaman berobat, selanjutnya saya akan menceritakan lagi tentang tindakan yang akan diambil, sementara saya masih menunggu proses dari tindakan yang pertama apakah tonsil saya bisa mengecil/kembali normal. Jika tidak terpaksa harus menjalani tindakan atau pemotongan. Namun sebelum Anda berangkat, alangkah baiknya Anda mencari informasi tentang apa-apa saja manfaat dan resiko jika tonsil diambil.

Sedikit yang saya perhatikan, cara pengobatan tersebut tergolong islami, Insyaallah atas ijin Allah SWT kesembuhan diberikan dengan bantuan orang lain.


Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar