Lagu Kunci Memori



Sadarkah kita, bahwa lagu yang sedang kita dengarkan ketika kita berada dalam titik puncak emosi kita mampu menyimpan memori kita pada saat itu ? Saya rasa Anda semua pasti pernah mengalaminya. Ketika beberapa tahun silam disaat Anda sedang jatuh cinta Anda selalu mendengarkan lagu-lagu tertentu, begitu juga ketika Anda putus cinta atau bahkan sedang memiliki masalah dengan sahabat Anda atau orangtua Anda.

Dalam momen tersebut, dalam penghayatan terhadap permasalahan yang Anda hadapi sambil mendengarkan lagu sesuai keadaan hati, maka lagu tersebut akan tersimpan dimemori Anda mengenai kondisi Anda saat itu, meski beberapa tahun lamanya ketika Anda mendengar lagu tersebut sudah pasti Anda akan teringat tentang kenangan masa lalu baik pahit manis.

Kenangan masa lalu merupakan pelajaran, tentang keputusan yang telah Anda ambil. Saat muda tentu kita selalu berada dalam banyak sekali pilihan, dan seringkali kita pun selalu mengabaikan kesempatan yang ada atau terlalu mengacuhkan sesuatu dan lebih mementingkan diri sendiri, mengecewakan orang lain, menyia-nyiakan perhatian seseorang kepada Anda dan lain sebagainya. Pelajaran tentang hal egois akan membuat kita menjadi individu yang lebih bijak dikemudian hari, tapi itu akan kembali kepada Anda apakah ingin belajar atau tidak.

Bagi saya sendiri, semua memori yang saya miliki merupakan arsip cerita tentang kehidupan saya yang tidak akan pernah saya hapus karena saya tahu pastilah ada sebuah pelajaran dibalik cerita itu semua. Sama halnya ketika saya terlahir dari keluarga yang bisa dibilang broken home maka saya tidak akan membenci siapapun, menyalahkan siapapun, dan tidak berusaha menghapus ingatan itu karena saya tahu pasti ada manfaat dari masalah yang ada dan saat ini saya pun mengerti dan belajar agar dikemudian hari ketika saya telah menikah dan membangun sebuah rumah tangga bersama keluarga kecil saya, saya tidak akan melakukan hal-hal yang telah dilakukan oleh kedua orangtua saya karena sudah pasti akan berdampak pada masa depan anak.

Alhamdulillah, saya sangat bersyukur. Dengan posisi keluarga yang demikian saya masih bisa bertahan dan tidak terbawa oleh keadaan orangtua saya. Dengan kondisi keluarga yang seperti selalu berada di masa tegang perang, saya selalu melakukan semuanya on track dan tidak menambah masalah orangtua dengan masalah saya.

Hampir 5 tahun sudah saya keluar dari rumah untuk menempuh pendidikan tinggi di Ibukota Jakarta, dan saat ini sudah bekerja di salah satu perusahaan minyak swasta yang ada di Indonesia. Saya bersyukur bisa survive dengan kondisi yang ada.

Sebuah pelajaran yang sangat berharga dari orangtua saya, saya akan membangun keluarga yang lebih baik. Memperhatikan istri dan anak-anak saya kelak, menuntun anak saya untuk meraih cita-citanya memberikan nutrisi dan pendidikan terbaik bagi mereka.

Kenangan adalah pelajaran.

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.