Kembali Dari NOL

Pemecahan Masalah
Masalah, selalu datang silih berganti. Entah seorang sukses ataupun tidak, masalah akan selalu datang. Dan tentu saja, bait yang paling kita dengar yaitu, "Allah tidak akan pernah memberikan cobaan melebihi batas kemampuan hambanya". Tentu saja itu yang selalu saya tanamkan dalam-dalam di pikiran saya. Bagaimanapun masalah yang saya hadapi, memang hal tersebut dibuat sulit namun pastilah masih dapat saya lalui, hanya saja caranya yang harus saya cari tahu.

Akhir-akhir ini, begitu banyak permasalahan yang terbenam diotak kecil ini. Entah permasalahan skripsi, permasalahan organisasi, permasalahan keluarga, permasalahan cita-cita, permasalahan kekasih dan juga permasalahan dengan kenangan yang entah tak ada habisnya. Dalam beberapa hari kemarin, pikiran benar-benar NOL. Merasa diri gagal dan tidak produktif. Merasa semua ini sangatlah berat. Sampai akhirnya emosi memuncak dan tak tahu dimana arahnya untuk menumpahkan semua emosi. Pikiran benar-benar buntu.


Mencoba beranjak dari situ, salah seorang temanku pada malam minggu kemarin sempat bersaran, ketika pikiran stres coba lakukan hal yang kamu sukai. Dan semalam saya lakukan itu, salah satu hal yang membuatkan merasa interest yaitu ketika menonton film bertema Sci-Fi. Dan semalam saya lepaskan penat didalam pikiran dengan menonton film Trancendence. Bukah satu harga yang murah memang, ketika stres haruslah merogoh kocek untuk melepas penat yang mungkin menurut orang hanya kepenatan biasa saja.

Barulah saya sadari, dimana saya sering mencela orang-orang yang melepas penat dengan mecari hiburan malam, karaoke dan lain sebagainya, mungkin karena beban berat hiburan tersebut yang benar-benar dapat sedikit melepas kepenatan yang ada dalam benak mereka. Dalam hal ini saya berpendapat, tekanan dalam kata "stres" sebenar-benarnya ketika kita mendapat masalah dan terus dan terus memikirkan hal tersebut.

Terasa berat memang ketika terdapat batu dalam genggaman, namun batu tersebut terus dan terus kita bawa, tanpa berusaha membuat batu tersebut sebagai alat dalam menyelesaikan masalah, disini memiliki arti bahwa bukan berarti ketika kita merasa berat lalu kita membuang batu tersebut jauh, jauh. Tapi cobalah, pahat batu tersebut menjadi sebuah karya yang akan membentuk diri Anda menjadi sesuatu yang lebih baik.



***



Pernahkah Anda mendengar, atau mungkin sering sekali Anda dengar, dimana seorang hebat bukan terlahir dari tempat yang nyaman. Ini yang saya terus percaya. Bicara bukti ? Tentu tak perlu saya sebutkan satu persatu. Silahkan saja Anda perhatikan orang-orang disekitar Anda, ada yang bekerja sebagai Pegawai, ada yang bekerja sebagai pedagang, dan apapun juga. Silahkan Anda telisik bagaimana masa lalu orang tersebut, bagaimana mudahnya orang tersebut meninggalkan tanggung jawabnya, atauhan bagaimana orang tersebut bertubi-tubi menghadapi masalah yang ada didalam masa lalunya dan hasilnya sekarang dia bisa berdiri tegak dihadapan Anda sebagai sosok yang saat ini.



Suatu hal yang naif, jika kita merasa menjadi orang yang paling susah di dunia. Ketika permasalahan seakan tak mungkin teratasi, coba percayai satu hal. Semua orang pernah dan bahkan ada yang menghadapi hal ini tentu saja saya juga pasti bisa menghadapinya. Sedikit kata sarat arti. Mungkin bisa memberikan sedikit semangat untuk Anda dalam menghadapi setiap permasalahan.

Karena mau Anda kaya, miskin, tua, muda, cantik, ganteng, kurang tampan, kurang cantik masalah pasti akan selalu hadir didalam hidup Anda.
Entah masalah yang Anda buat sendiri, atau oranglain buat untuk Anda. Persiapkan diri Anda dan pelajari bagaimana mengatur psikologi untuk menghadapi hal tersebut, dan yang terpenting, persiapkan solusi terbaik untuk itu. 

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.