Tanggung Jawab Baru : Komandan

Serah Terima Jabatan Komandan
Sudah sangat lama kegiatan Serah Terima Jabatan Komandan Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur Periode 2012-2013 berlangsung, barulah pada saat ini saya berkesempatan untuk menulis sepenggal kisag tentang kegiatan tersebut. Kegiatan Tertijab atau yang lebih dikenal Serah Terima Jabatan merupakan agenda tahunan Satuan Menwa dilingkungan Universitas. Adat Istiadat ini bertujuan untuk memilih Pemimpin yang akan menuntu pergerakan Resimen Mahasiswa dalam periode 1 tahun kedepan. Kegiatan ini sendiri memiliki fungsi untuk menyerahkan wewenang, tanggung-jawab dan jabatan kepada Komandan yang baru. Agar dapat meneruskan prestasi dari Komandan sebelumnya atau memperbaiki kesalahan dari Komandan Sebelumnya. Dan pada kesempatan yang membanggakan ini, saya diberi kesempatan untuk membuktikan diri menjadi seorang Komandan yang harus membawa Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur kearah yang lebih baik.


***

Saya adalah seorang anggota dari Kesatuan Menwa Universitas Borobudur. Berawal dari ketertarikan saya kepada militerisme dan kedisiplinan hingga pada tahun 2010 membawa saya bergabung kepada Menwa Universitas Borobdur. Untuk cerita mengenai kisah saya bergabung dengan Menwa, dapat dibaca ditulisan saya yang berjudul Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur. Pada periode sebelumnya yaitu periode 2011-2012 saya menjabat sebagai Kaur Diklat atau Kepala Urusan Pendidikan dan Latihan. Saya memegang kendali penuh terhadap pelaksanaan kegiatan pendidikan dan latihan di Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur. Job Description yang paling prioritas bagi saya adalah tingkat kualitas dari output yang dicetak dari setiap output yang dihasilkan dari setiap pendidikan dan latihan. Dan dari saat itulah saya banyak belajar menjadi seorang pemimpin dalam pelaksanaan kegiatan. Meski jalur komando saya hanya melingkup kepada KSU.OPS (Kepala Sub urusan Operasional) dan KSU.PAM (Kepala Sub Urusan Pengamanan) namun sudah melatih saya dalam melaksanakan Komando dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan. Pengalaman dalam beberapa penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan latihan lebih sedikit membuat saya paham mengenai tahap atau langkah-langkah apa yang harus diambil dalam berbagai aspek situasi dan kondisi.
Penanda Tanganan Naskah Serah Terima Jabatan

Pada tanggal 12 Mei 2012, dilaksanakan Rapat Komando Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur. Inti dari kegiatan tersebut adalah Paparan mengenai Laporan Pertanggung Jawaban Komandan Satuan periode sebelumnya kepada staff dan anggota mengenai berbagai kemajuan dan kekurangan yang telah dilalui dalam periode sebelumnya. Dan agenda lain dari Rapat Komando Satuan tersebut adalah pelaksanaan Pemilihan Komandan Satuan Periode 2012-2013. Hingga para saat pemilihan dan nama telah terkumpul. Terpampanglah nama Ichsan Yudha Pratama dengan perolehan suara terbanyak terpilih sebagai Komandan Satuan Resimen Mahasiswa Universitas Brobudur Periode 2012-2013.

Sebuah kebanggaan atau beban berat yang harus kupikul selama kurang lebih 1 tahun ini. Entah rasa gembira atau rasa menyesal yang seketika itu tercampur-aduk dalam kepala. Dimana melihat keadaan yang sekarang sedang berlangsung, membuat menjadi pesimis namun masih banyak cita-cita dan harapan yang membuatku menjadi semakin optimis dengan jabatan yang baru kuemban yang telah dipercayakan rekan-rekan kepadaku. Yang jelas, hal ini haruslah menjadi sebuah batu loncatan buat diriku sendiri atau untuk Organisasiku untuk membuktikan eksistensi Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur dilingkungan Kampus dan juga dalam pengabdian kepada Masyarakat terkhusus pengabdian kami sebagai mahasiswa kepada Negeri.

Berbicara mengenai Visi dan Misi. Untuk mengungkapkan semua itu, rasa-rasanta seisi otakku ingin meledak untuk mengungkapkan berbagai unek-unek yang telah berkecamuk selama ini dalam pikuranku. Namun satu hal yang ingin kubuktikan yakni saya ingin membawa nama baik Menwa Universitas Borobudur dimana saya ingin agar anggota Menwa dikenal dengan berbagai kelebihan dan kualifikasi yang mumpuni. Selain kemampuan Akademik, kemampuan non-Akademi menjadi penyokong figur kami sebagai mahasiswa. Saya tidak ingin Menwa dikenal sebagai penjaga keamanan saja, saya ingin mengembalikan Menwa kepada jati diri kami sebagai mahasiswa dimana kami memiliki tugas dan tanggung jawab dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan kami seorang mahasiswa, kami adalah anggota Resimen Mahasiswa yang memiliki berbagai kualifkasi tabahan yang membuat kami lebih siap dalam berbagai.

Banyaj sekali hal yang ingin saya wujudkan bersama Menwa. Saya tidak ingin mengecewakan rekan-rekan kerja saya yang telah mempercayakan tanggung jawab ini kepada saya. Saya ingin membuktikan kepada para Civitas Akademika Universitas Borobudur bahwa anggota Menwa merupakan mahasiswa yang memiliki dedikasi tinggi, loyalitas yang sangat baik, Kedisiplinan, Kecekatan, Kesigapan, Kesiapan, serta Kualifikasi yang sangat mumpuni dibandingkan Mahasiswa lainnya. Saat ini adalah saat penentu bagi saya sendiri, dan juga bagi rekan-rekan saya dalam implementasi sumbangsih kami kepada Negeri. Setidaknya hal tersebut akan kami mulai dari lingungan Universitas Borobudur dan Masyarakat sekitarnya.

Itulah sepenggal semangat saya yang sedang membara dalam benak dan jiwa saya saat ini. Untuk membuktikan kepada diri saya sendiri, lingkungan Citivas Akademika , serta pembuktian kepada Negeri eksistensi Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur mampu memberikan sumbangsih solusi dalam permasalahan atau dilematika Bangsa. Kami tidak ingin menjadi generasi yang tidak berguna bagi Bangsa. Dengan pengabdian penuh, kami akan membuktikan Jati Diri kami sebagai seorang Mahasiswa dan sebagai Anggota Resimen Mahasiswa Universitas Borobudur.
Foto Bersama Tamu Undangan


Widya Castrena Dharma Sidda - MENWA

Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar