Kapan Sarjana ?

Bocor :D
Komplotan Harapan 2 No 7C, sudah menjadi geng Bocor. Entah, apa saja yang ada diotak kami. Semua hal kami buat dia menjadi HahaHihi dan setiap ulah kami, dapat menjadi bom tawa bagi kawan-kawan kami di kampus. Keberagaman kami dalam satu kontrakan, menjadi ciri khas yang membuat kami berkumpul. Ada yang dari Flores, Kalimantan, Biak, Medan, Mojokerto :D Semua hal mampu kami buat menjadi tawa gila kami disetiap malam. Untung saja, tetangga kami yang juga kawan kami di kampus memaklumi keahlian kami membuat keributan disetiap malam-pagi-siang-sore-malam lagi :D

Sebenarnya saya sendiri merasa tidak enak dengan tetangga kami itu, tapi mau bagaimana lagi, semua canda kami bukanlah hal yang kami buat-buat. Hal itu muncul secara Spontanitas dari akal kami yang mungkin tidak sejauh jalan Kalimalang di Jakarta Timur. Tapi inilah kisah kami selama kuliah hingga nanti meraih apa yang mengumpulkan kami disini, yaitu Sarjana. 

Gelar yang kami cari ? yah, mungkin iya dan mungkin juga tidak. Ini adalah cara kami pemuda untuk memanfaatkan waktu yang kami punya untuk menempuh pendidikan. Tidak kenal pintar atau bodoh, pendidikan itu cocok untuk semua kalangan. Pendidikan itu tidak memilih orang, tapi oranglah yang harus memilih pendidikan. Terlepas dari bagus dan tidak pendidikan dari suatu lembaga pendidikan atau sebuah Universitas, tergantung niat dan cara sang individu untuk meraih pendidikan itu bukan ? Berkualitas atau tidak, tergangung bagaimana seseorang memoles jalan mereka.

Cerita kami bukanlah drama yang sengaja kami cipta, ini adalah hiburan pribadi bagi kami dalam penantian meraih Sarjana :) . Namun mungkin tak afdol jika saya tidak mengenalkan satu persatu dari Geng Harapan dengan Nihil Harapan :D


Kalimantan
Apan Asyiri Anwar - Kalimantan
Mungkin, bisa dimulai dengan Apan Asyiri Anwar. Pemuda asal kalimantan, dengan seribu agenda cerita tentang kampung halaman. Dalam setiap waktu, dia selalu berusaha menceritakan bagaimana eloknya Kalimantan. Mungkin, ceritanya membuatku ingin segera beranjak ke kota itu, tapi tentu saja. Kota yang kuutamakan adalah Jayapura 


Biak
Ramadan Wira Wicaksana - Biak
 Selanjutnya, dia masih sepupuku. Ramadan Wira Wicaksana dari Biak, dialah yang menjebloskan saya di kampus ini. Tapi ternyata, hal itu tidaklah buruh meski setelah satu tahun merasakan manis-asemnya bersama mereka.

Flores
Ferdinandus Gian Boruk - Flores
 Dan yang ini, Ferdinandus Gian Boruk tapi nama panggilannya Beta. Entah, nyambung atau tidak saya pun masih heran. Yang jelas setahu saya istilah "Beta" yang dalam bahasan ambon memiliki arti "Saya" dalam bahasa Indonesianya. Berikut fotonya bersama Apan dan ramadan, ketika ulangtahunnya yang ke 19 alias 21 Tahun yang diikat di Tiang Bendera Markas Komando Resimen Mahasiswa Batalyon 027/BS Universitas Borobudur

Yah itu secuil cerita bocor kami, dalam menanti Sarjana yang membuat kami berkumpul. Suatu saat, tentu kami akan merindukan kebersamaan ini. Apalagi ketika semua anak-anak kami kelak berkumpul. Amin :D

Tidak ada komentar:

Diberdayakan oleh Blogger.