Selasa, 03 Agustus 2010

Sepakbola Garuda

Piala Indonesia | Piala Garuda | Sepakbola Indonesia | Sepakbola GarudaPasti !! kata yang harus kusebut ketika di tanya oleh temanku, Apa bisa Indonesia mengikuti ajang World Cup beberapa tahun kedepan ?
Meski sejuta ragu terbenam, namun optimisme haruslah tetap tegak disanubari ini. Memang jika berkaca dengan keadaan sekarang, tentu miris rasanya berandai-andai demikian. Dimana jika kita lohat persepakbolaan negara lain yang begitu maju, tentu saja didukung oleh berbagai aspek. Contohnya saja dari segi kualitas para pemain yang selalu di lakukan penggemblengengan para pemain muda untuk mempersiapkan para bibit-bibit baru. Lalu di tambah lagi dengan bayaran yang setimpal bagi para pemain karena membela bangsanya.


Trus, mungkin dari sistem manajemen yang mengurus persepakbolaan negara tersebut, haruslah yang solid. Jangan korupsi saja kerjaanya.
Toh uang bukan segalanya, tapi mengharumkan nama bangsa merupakan mimpi setiap masyarakat negeri ini. Dan bagian yang paling penting adalah para SUPORTER.
Suporter terap kali menjadi bahan acu yang sangat mempengaruhi suatu tim persepakbolaan. Contoh saja di Negara-negara besar lainnya, seperti halnya Inggris, Italy, Jepang, Korea dan Negara Amerika Latin. Di lihat dari sosok majunya persepakbolaan negara mereka, salah satunya di dukung oleh supporter mereka.


Suporter yang penuh semangat memberi energy ke para pemain tim kesayangannya.
Bukannya membuat kesruh (Rusuh) ketika tim kebanggaanya kalah bertanding. Marilah kita sejenak berkaca, mau dibawa kemana hubungan kita ? jika kau terus menunda nunda..eiit,,, malah nyanyi.. uPz..
Mau dibawa kemana persepakbolaan negeri ini, jika para suporter terus dan terus bersikap anarki ? apa itu yang dibilang nasionalisme ? apakah itu yang dibilang idealisme ?
Mengingat kini di indonesia, para suporter adalah bak para pasukan perang. Dimana ketika para pemain dari tim kesayangannya kalah, maka bersiaplah menghadapi kehancuran oleh para pasukan perang tersebut. Mungkin untuk menyegarkan, coba ingat-ingat lagi peristiwa yang terjadi di Gelora 10 November Surabaya. Ketika itu para Suporter Persebaya (Bonek) Membuat kericuhan hingga membakar mobil-mobil yang terparkir di halaman depan gedung Gelora 10 November.


Tentu dari kejadian itu bukan hanya dari pelaku, jelas nama besar para pendukung Persebaya yaitu Bonek pun tercemar akibat hal tersebut. Belum lagi di sisi suporter, mereka dihukum oleh PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia) dilarang menghadiri pertandinga Tim kesayangannya yaitu persebaya. Dan dari sisi tim pula Persebaya mendapat sanksi berupa denda, serta mendapat hukuman bermain tanpa suporter atau penonton.
Nah,, sekarang siapa coba yang rugi ?
Memang jika kita melihat keseruan-keseruan yang tergambar ketika kita melihat orasi-orasi dukungan yang berupa lagu-lagu dari suporter, membuat kita menjadi Interest. Bukan kah begitu ? selain kita bisa melihat sisi kreativitasnya, setidaknya itu bisa memberi sedikit citra baik pada suporter di Indonesia.
Mungkin seandainya anda ditanya, Mungkinkah Indonesia mengikuti ajang World Cup ?


Silahkan anda jawab sendiri dan juga beri alasan anda pula. Mari berdiskusi untuk sesuatu yang penting bagi negeri ini. Prestasi Negeri adalah segalanya, tak ada masyarakat di negeri ini yang tak mau jika Indonesia menjadi terkenal karena prestasi yang didapatnya. Bukan karena hal-hal yang malah mencoreng bangsa ini yang begitu menggema terdengar oleh dunia Internasional.

1 komentar:

  1. kapan ya Gan indonesia bisa menjadi team yang di segani di pentas dunia ??? is it a dream ??? Jangan menyerah Garuda Indonesia ku...

    BalasHapus

Whatsapp Button works on Mobile Device only

Start typing and press Enter to search