Sebuah Akhir ?

Tadinya foto ini akan ku pasang di blog ini bersama barisan-barisan puisi tentang dia namun entah, pagi tadi apa yang aku mimpikan, tiba-tiba saja selepas dhuhur dia mengungkapkan sesuatu yang tak harap pernah ku dengar. Tiba-tiba saja dia menanyakan untuk mengakhiri hubungan. Memang ide untuk berkuliah di kota Jakarta tak pernah terpikir ketika kami berdua berangan-angan tentang pendidikan untuk masa depan semasa SMK dulu, khususnya untukku. Tapi, kurasa ini adalah satu permulaan yang baik. Bagiku dia tak akan pernah menghilang, bagiku dia adalah Narkoba berkualitas tinggi untuk meraih masa depanku kelak. Takkan mungkin cerita tentang dia terhapus, dia adalah seseorang yang bisa membuatku berasa pernah mengalami masa remaja. Sesuatu yang tak pernah bisa kudefinisikan.
Kini aku harus bertarung dengan waktu, membuktikan kepada orang-orang di sekelilingku bahwa cita-cita ku bukan sekedar mimpi. Cita-cita adalah untuk diraih. Bukan sekedar mimpi anak balita yang baru mengenal mainan senjata.

Cukup kacau perasaan saat ini, namun ini rasa-rasanya bukanlah perasaan kecewa. Entahlah itu, sekarang aku pun belum bisa mengartikan setiap detak jantung yang yah, kurasa enek' juga setiap merasakannya.

Mengigat nama itu, merupakah hal terindah, mengingat masa itu, adalah waktu terbaik, dan mengingat figur itu, adalah sosok terbaik yang pernah kukenal. Seseorang penyemangat, yang mungkin dia takkan pernah tau apa yang kurasa mendalam terhadapnya. Tapi biarlah, semua terlah terjadi. Saat ini fokus utama adalah membuktikan padanya bahwa nama Letda.Ichsan Yudha Pratama,S.kom beberapa tahun lagi akan datang padanya, akan datang pada orang-orang yang di kasihinya, terutama kedua orang tua, terkhusus adalah ibuku.

Program cuci otak mengenai idealisme TNI melalui membaca serta menghayati segala hal mengenai TNI siap kujalani, latihan fisik , mental dan kecerdasan pun akan kulakukan sepenuh hati demi mewujudkan mimipi seorang anak kecil bernama Yudha yang lahir di kota Jayapura.

Hurin, kau tak akan pernah tau apa yang sebenarya kurasa tentangmu. Dan ku harap kau mampu mencapai juga apa yang kau impikan. Saat ini, mari kita berusaha mendapatkan apa yang sebenarnya kita impikan. Saat ini yang terpenting adalah membuktikan pada diriku sendiri tentang janjiku pada diriku sendiri pada hari itu, harimu.


 Polisi Militer | Perwira TNI | Logo Polisi Militer | Korps CPM Polisi Militer, adalah satu nama yang harus berada dalam otakku kini, walau entah apakah nama Hurin bisa menghilang digantikan oleh itu, yang jelas, keduanya adalah hal terbaik yang pernah kurasa. Sesuatu Tentang Pencapaian dan bukan IMPIAN


Cita-cita menjadi TNI bukan masalah jabatan, cita-cita menjadi TNI bukan masalah uang, cita-cita menjadi TNI bukan masalah penghargaan dan penghormatan. Ini semua dalah tentang cita-cita seorang balita, cita-cita seorang putra yang ingin membahagiakan keluarganya, berusaha menjadi contoh bagi kedua adik lelaki yang masih gemar bermain.

Mungkin, 4 Tahun yang akan datang, tulisan ini akan menjadi pembuktian, tentang apa yang kurasakan kini. Semoga apa yang coret kan pada tulisan ini, bukan hanya sekedar perasaan remaja putus cinta.

NKRI ku Cinta, NKRI ku Jaya
Ini bukan soal Uang,
Ini bukan soal Jabatan
Ini semua tentang Pengharapan
Pembuktian pada diri sendiri.



2 komentar:

  1. sa'aken nggeh !!
    wkwkwk ...
    santai ae bro, nek jodoh yo gag kemana ...
    saiki d uber dsek ae cita-citamu ..
    poko'e GeCe kudu sukses ..
    ok a ??

    BalasHapus
  2. ea sob..


    beres lha iku..

    cita cinta

    cita sek baru cinta.. hahay...

    BalasHapus

Diberdayakan oleh Blogger.