Puisi : Alunan Melodi Sang Penuntun





Dengung malam kian menghitam

Gelap terasa menakut kemudian

Bias cahaya yang tadi seakan seram

Kini punah ia pun sembunyi

Tinggalkan dingin kejam menghantui



Entah,..

waktu seakan bermain denganku

Meriah ia bersenang sendiri

Bercanda meraung tanpa pernah kenal sepi

Yang tak pernah tahu

Sesal kan terjadi





Purnama berganti Fajar,

Terang berganti kelam

Bersama penyeru sang kekal

Lewati waktu jalani kehidupan



Hufh...~

Meski sesal selalu siap mengancam

Tanpa erat genggam sang kekal

Buta harap kan memasti datang

Tanpa alunan melodi tuntunan

Al Quran....





Ialah penuntun

Penerang tanpa sumbu

Tanpa kita tahu akan redup

Cahaya suci penjernih hidup

Ichsan Yudha Pratama

Rakyat Biasa Yang Cinta Keragaman Nusantara
Running Enthusist | Web Developer | Blogger | Google Local Guides

Love to code, code to love.

1 komentar: